30 Januari 2012 | dibaca 2.138 kali

Anyone Can Change the World - But No One Can Change It Forever

Anyone Can Change the World -  But No One Can Change It Forever

Mau tau rasanya kali pertama bicara di hadapan 6.000 orang dalam sebuah bangsal besar yang penuh hiruk-pikuk dan cenderung hangat? Seru, ngeri, asyik, tegang, deg-degan, dan haru. Ada perasaan plong setelah selasai bicara. Lalu muncul pertanyaan-pertanyaan dalam batin, seperti "Apakah omongan tadi OK?", "Apakah celotehan tadi bermanfaat?", dan "Apakah saya melakukan perubahan?"- Sebelum berpikir terlalu jauh, saya tertawa dalam hati karena punya ekspetasi berlebihan pada diri sendiri. Pilihan untuk mengubah cara pandang hidup sepenuhnya ada pada masing-masing orang. Walaupun demikian, memang ada segelintir individu yang punya kapasitas menggugah banyak orang dan dalam prosesnya, mengubah lingkungan, bangsa, dan dunia.
    Kesempatan berbicara di depan banyak sekali orang ini terjadi karena ajakan Bang Andy Noya untuk turut serta dalam program @KickAndyShow off-air bertajut "Lentera Jiwa" di Semarang dan Padang dua bulan terakhir. Acaranya keren karena Bang Andy memang keren,bukan cuma orangnya, tetapi terlebih pemikiran dan kepeduliannya. Entah direncanakan ataupun kebetulan, beliau sudah memulai rangkaian gerakan heboh untuk mengubah cara pandang orang Indonesia. Seorang Andy Noya punya kesempatan untuk menjadikan Indonesia lebih baik dan dia mengambil kesempatan itu.
    Change = being alive. Acara KickAndy yang kita kenal belakangan adalah penggalan akhir sebuah cerita panjang. Saya terpesona
mendengar cerita bagaimana acara bincang- bincang yang dulu dianggap kelewat serius, kurang pamor, dan hanya dihadiri segelintir penonton studio sudah menjelma jadi agen perubahan nyata. Tanpa diragukan acara ini sudah, masih, dan akan terus mengubah hidup banyak orang yang pernah diliput, terlibat atau sekadar menonton. Saya adalah salah satunya.
    For anything to change, some others must stay the same. Saya pertama kali ketemu langsung Bang Andy tahun 2008 dalam sebuah
episode @KickAndyShow. Kala itu saya diundang untuk menceritakan perjalanan mencari ayah kandung setelah 28 tahun tidak pernah ketemu. Saya perhatikan satu hal dari sosok Andy Noya: walaupun acaranya semakin berkibar, hampir-hampir tidak ada perubahan dalam diri Bang Andy. Tetap relaks, rendah hati, dan biasa-biasa saja.
    Change requires a background of relative stability. Tidak ada perubahan yang tidak dibarengi stabilitas dalam hal-hal tertentu. Jarang sekali orang merasakan perubahan dalam diri hingga mendengar komentar orang lain yang sudah lama tidak ketemu atau melihat foto diri yang diambil puluhan tahun lalu. Ukuran perubahan adalah selisih atau gap perubahan itu sendiri dibandingkan dengan suatu kondisi tetap. Saat menghendaki perubahan sebenarnya = memahami perlunya stabilitas pada saat yang sama.
    Being happy and wise require us to change and to be stable at the same time, continously. Sebagian besar manusia menghendaki perubahan namun terbatas pada perubahan jumlah saldo buku bank yang bertambah angka "O"-nya dan penampilan yang semakin kinclong. Ironisnya perubahan macam ini sangat jarang berujung pada kebahagiaan. Perubahan jenis ini juga tidak akan memicu perubahan dalam menjadikan lingkungan, bangsa dan dunia menjadi tempat lebih baik.
    Sebaliknya, perubahan-perubahan paling keren dan mendasar di dunia terjadi saat kendaraan (baca:stabilitas) diri berpadu dengan dorongan untuk mengubah keadaan sekitar atas dasar kepedulian tulus dan nyata.
    Perubahan untuk kebaikan bersama perlu perubahan sejati dalam diri semua orang. After, all, change changes little because no one person can change it forever. Omnia mutantur, nihil interit.

Rene Suhardono - CareerCoach & Pendiri ImpactFactory
Penulis buku: "You Job is NOT Your Career" & "UltimateU"
Colek saya di twitter: @reneCC


perusahaan favorit
PARTNER
kuningan city Binus Career BNCC Vokas UI Art Hotel BART BINUS Center Biznet Dokter ID Karier Binus University Art Hotel Ungu International SOS Gandaria city Universitas Negeri Jakarta Universitas Indonesia
MEDIA PARTNER
Gramedia Majalah Koran Sindo Kompas TV O channel Kompas.com Belum Tau.com Cosmopolitan FM Trax Traxmagazine Cosmo Girl Ok Zone Kontan Kaskus Binus TV SWA Top Career Intisari Bisnis Indonesia Tribun News Provoke KTV Student Job Smart FM Info Puri Tangerang Raya Info Kebayoran Halo Jepang UMN Radio KulCart Sannews MIVO Motion FM ERA FM Malesbanget