31 Juli 2010 | dibaca 5.080 kali

Cashing-in on Your Passion (1): Manfaatkan Dunia Digital

Cashing-in on Your Passion (1):  Manfaatkan Dunia Digital


Sudah paham dan peduli dengan passion anda? Tanda-tandanya mudah. Anda dikuasai oleh semacam “keresahan positif” untuk terus berkreasi, berkarya dan berkontribusi. Keresahan mendera apabila hari ini tidak lebih baik dari kemarin & bersemangat untuk memastikan besok akan lebih baik dari hari ini. Ide-ide berlompatan setiap bertemu kolega, membaca buku, berdiam diri bahkan kala tidur. Ada keberanian, sebagian teman mungkin menyebutnya sebagai “kegilaan” untuk menjalani karir dan hidup sesuai pilihan sendiri. Apabila demikian, maka anda telah siap “menguangkan passion anda” dan Sekarang – adalah saat terbaik bagi siapa pun yang punya mimpi besar, kemauan kuat, ketabahan dan keberanian untuk merealisasikannya.

Kenapa SEKARANG? Belum pernah terjadi dalam peradaban manusia dimana mayoritas orang punya kesempatan sama. Keadaan ini dimungkinkan oleh “revolusi” yang telah-masih-dan-akan terjadi di dunia digital. Kesempatan berinteraksi dengan mudah dan cepat setiap saat dengan murah (email hingga sosial media), kesempatan mengakses informasi dengan gratis dan kilat (internet hingga mesin pencari), dan kesempatan berkreasi sekaligus mendapatkan manfaat atas kreasiter sebut (e-commerce hingga contextual advertising platform). SEKARANG adalah saat terbaik untuk menguangkan passion anda.

Kecepatan perubahan dalam setiap aspek kehidupan memunculkan kesempatan tanpa batas bagi setiap orang. Begitu banyak yang bisa dicapai dengan sumber daya (uang, waktu, upaya) yang jauh lebih sedikit. Perlu contoh? Saya dengar tahun lalu (2009) Google mencatat pendapatan Rp. 120 milyar dari negara ini tanpa punya kantor & mempekerjakan karyawan di Indonesia. Sherina Munaf dengan lebih dari 400,000 followers di internet bisa dengan cepat menjajal dan “menjual” ide-idenya. Dan masih banyak sekali contoh-contoh lain.

Indonesia mencatat pertumbuhan luar biasa di dunia digital dengan 33 juta pengguna internet (saya duga jumlah ini akan menjadi 100 juta dalam 3 tahun ke depan dengan akses internet yang semakin murah dan pengakses internet dari telepon genggam). Apalagi, Jakarta tercatat sebagai ibukota Twitter Asia dan Indonesia terhitung sebagai negara terbesar kedua di dunia dengan lebih dari 24 juta pemilik account FaceBook.

Walaupun demikian, tidak cukup banyak individu yang menyadarinya. Bagaimana dengan anda? Pilihan untuk bisa mengakses pasar 100 juta orang di Indonesia dan milyaran di dunia, pilihan untuk memulai cerita anda sendiri dan pilihan untuk menjadikan ide-ide dan mimpi-mimpi “gila” anda sebagai kenyataan. Semua pilihan itu tergantung pada apa yang akan anda lakukan setelah membaca tulisan ini. Choose wisely and act on it. Embrace your passion!

Rene Suhardono – CareerCoach
Penulis buku: “Your Job is NOT Your Career”


perusahaan favorit
PARTNER
kuningan city Binus Career BNCC Vokas UI Art Hotel BART BINUS Center Biznet Dokter ID Karier Binus University Art Hotel Ungu International SOS Gandaria city Universitas Negeri Jakarta Universitas Indonesia
MEDIA PARTNER
Gramedia Majalah Koran Sindo Kompas TV O channel Kompas.com Belum Tau.com Cosmopolitan FM Trax Traxmagazine Cosmo Girl Ok Zone Kontan Kaskus Binus TV SWA Top Career Intisari Bisnis Indonesia Tribun News Provoke KTV Student Job Smart FM Info Puri Tangerang Raya Info Kebayoran Halo Jepang UMN Radio KulCart Sannews MIVO Motion FM ERA FM Malesbanget