Jadi Pengusaha Bukan Hal Mustahil

Senin, 19 Juni 2017 | 00:00 WIB
Jadi Pengusaha Bukan Hal Mustahil

Dikutip dari KOMPAS.com, Profesi menjadi wirausahawan atau entrepreneur di zaman digital ini kini semakin menjadi pilihan bagi anak-anak muda.

Terbukanya akses internet yang luas di Indonesia membuka berjuta peluang bagi banyak orang untuk membuka usaha sendiri. Memang media digital mempermudah banyak permasalahan dalam berusaha.

Alih-alih menjadi karyawan di sebuah kantor, membuka usaha sendiri terasa lebih seksi dan sesuai karakter generasi muda yang suka mengeksplorasi dan mencari tantangan baru.

Namun, membuka usaha tidaklah semudah membalik telapak tangan. Dengan kurangnya pengalaman hidup, generasi muda terkadang menganggap remeh hal ini.

Selain harus menyiapkan mental menghadapi berbagai tantangan bisnis, hal utama yang harus dipikirkan bila Anda berniat membuka usaha adalah kesiapan modal.

Modal adalah PR kedua setelah Anda memutuskan konsep usaha yang hendak Anda bangun, termasuk segmen pasar yang digarap. Setelah konsep usaha sudah jelas, Anda bisa mulai memikirkan kebutuhan akan modal. Anda bisa memulai dari apa yang Anda miliki saat ini. Walaupun dinamakan Modal Usaha, modal tidak selalu dalam bentuk duit atau dana segar.

Bila hendak memulai usaha kuliner, sebagai contoh, peralatan dapur yang ada di dapur sekarang  bisa menjadi modal utama Anda. Mobil atau rumah juga bisa menjadi modal yang dapat Anda manfaatkan di awal-awal perintisan usaha.

Berikut beberapa jenis sumber modal yang bisa Anda timbang agar perintisan usaha Anda sukses:

1.     Modal sendiri

Keuntungan memakai modal sendiri adalah Anda tidak terikat dengan pihak manapun dalam mengembangkan usaha. Keuntungan usaha juga bisa Anda nikmati sendiri tanpa harus menyetor ke pihak lain.

Dengan modal sendiri, Anda bebas mengembangkan bisnis sesuai keinginan tanpa harus melaporkan perkembangan ke pihak tertentu.

Kekurangannya, modal sendiri biasanya terbatas. Selain itu, risiko juga Anda tanggung sepenuhnya sendiri. Bila usaha Anda ternyata gagal, semua risiko Anda tanggung dan bisa berimbas pada keuangan pribadi.

2.    Modal kerabat

Memiliki banyak teman dapat memudahkan Anda mendapatkan pinjaman modal lunak alias tanpa bunga. Manfaatkan jaringan pertemanan Anda dan keluarga.

Kelebihan meminjam dari kerabat adalah Anda bisa mendapatkan pinjaman modal tanpa bunga. Selain itu, pinjaman dari kerabat juga tidak berarti mereka terlibat dalam pengembangan usaha Anda. 

Kekurangannya, nilai pinjaman dari kerabat biasanya juga terbatas. Kecuali Anda memiliki kerabat berkocek tebal, jarang terjadi orang meminjamkan uang tanpa agunan dalam jumlah besar. Siasatnya, Anda bisa meminjam ke lebih dari satu teman atau keluarga.

3.    Modal patungan

Bila modal sendiri kurang dan mendapatkan pinjaman lunak dari kerabat juga susah, Anda bisa menggandeng teman untuk berpatungan memodali usaha.

Cara ini menjadikan kerabat atau  teman Anda sebagai pemegang saham. Anda harus memperhatikan pembagian hak dan kewajiban untuk menghindari potensi konflik. Cara lain dalam menghimpun modal kerja patungan adalah dengan membangun koperasi. Ya, Koperasi, dimana untung rugi ditanggung Bersama. Macam-macam variasi bentuknya, yang utama adalah membuat kesepakatan hitam putih yang jelas antara semua pihak yang terlibat.

4.    Modal bank

Cara ini bisa ditempuh bila usaha Anda sudah dalam tahap pengembangan minimal sudah berjalan lebih dari 1 tahun. Pasalnya, bank Cuma mau membiayai usaha yang sudah berjalan.

Bila usaha Anda baru bersifat rintisan, Anda bisa menimbang memanfaatkan memakai kartu kredit atau pinjaman kredit tanpa agunan.

 

Pastikan hitungan Anda sudah terperinci sehingga menggunakan modal usaha dari dua produk bank itu tidak malah membawa Anda dalam kerugian. Usaha defngan modal institusi selain bank juga bisa dengan menggunakan peer to peer lending Pastikan bahwa kebutuhan perusahaan anda sesuai dengan pinjaman yang diajukan. Jangan sampai keuntungan perusahaan habis hanya untuk membayar cicilan.

 

Tim KompasKarier

Referensikan teman kamu